Di usia muda, banyak dari kita merasa tubuh ini masih sangat kuat, penuh energi, dan hampir tidak bisa tersentuh penyakit. Kita bisa begadang, makan sembarangan, jarang olahraga, dan tetap merasa baik-baik saja. Itu hal yang wajar, karena memang tubuh kita sedang berada di masa paling prima.
Tapi justru karena merasa sehat itulah kita sering mengabaikan satu hal penting, yaitu pemeriksaan kesehatan secara rutin. Padahal, penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, atau bahkan penyakit jantung justru sering berkembang perlahan tanpa kita sadari. Pemeriksaan kesehatan rutin bukan hanya untuk orang yang sudah sakit atau berusia lanjut. Justru anak muda seperti kita sebaiknya mulai lebih sadar dan peduli. Banyak penyakit kronis tidak menunjukkan gejala di awal.
Misalnya, seseorang bisa saja memiliki tekanan darah tinggi tapi tetap merasa segar bugar. Atau kadar gula darah yang mulai naik tapi belum sampai menimbulkan keluhan. Kalau dibiarkan terlalu lama, penyakit-penyakit ini bisa berkembang menjadi kondisi serius yang sulit ditangani. Dengan memeriksakan kesehatan sejak dini, kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam tubuh dan mengambil langkah untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Kalau dipikir-pikir, memeriksakan kesehatan itu mirip seperti servis kendaraan. Kita tidak menunggu mobil mogok dulu baru ke bengkel, kan? Servis rutin membuat kendaraan tetap prima.
Begitu juga tubuh kita. Pemeriksaan kesehatan adalah cara kita merawat tubuh supaya tetap bekerja dengan baik. Cukup luangkan waktu sekali atau dua kali dalam setahun untuk cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan beberapa pemeriksaan dasar lainnya. Hasil dari pemeriksaan ini bisa menjadi panduan yang sangat berguna untuk memperbaiki pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, atau mengelola stres. Saat ini, banyak tempat sudah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan ada yang gratis. Kampus, tempat kerja, dan klinik swasta seringkali memiliki program medical check-up untuk anak muda. Jadi tidak ada alasan untuk menunda. Pemeriksaan tidak harus lengkap dan mahal.
Yang penting adalah tahu kondisi dasar tubuh kita agar bisa segera mengambil tindakan jika ada yang tidak normal. Lebih baik mencegah daripada mengobati, apalagi kalau pengobatannya nanti membutuhkan waktu lama dan biaya besar. Pemeriksaan kesehatan juga bukan hanya soal fisik. Sekarang banyak orang mulai sadar bahwa kesehatan mental juga sama pentingnya.
Tekanan hidup, kelelahan, dan stres yang berlebihan bisa berdampak langsung pada tubuh. Karena itu, periksa kesehatan juga bisa menjadi momen refleksi. Bagaimana tidur kita selama ini, bagaimana pola makan kita, seberapa sering kita merasa cemas, dan bagaimana keseimbangan antara kerja dan waktu istirahat. Semua ini adalah bagian dari kesehatan secara keseluruhan. Mungkin ada yang merasa takut jika hasil pemeriksaan menunjukkan sesuatu yang buruk. Tapi justru dengan mengetahui lebih awal, kita punya kesempatan untuk memperbaikinya. Tidak harus langsung berubah drastis, cukup mulai dari langkah kecil.
Makan lebih sehat, tidur lebih cukup, lebih aktif bergerak, dan tentu saja mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok atau konsumsi kafein berlebihan. Langkah-langkah sederhana seperti itu bisa berdampak besar jika dilakukan secara konsisten. Menjaga kesehatan juga bentuk tanggung jawab, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang kita sayangi. Kita tentu ingin tetap bisa beraktivitas, mengejar impian, dan membangun masa depan tanpa terganggu oleh masalah kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah. Jadi, mulai sekarang, jangan menunggu sampai tubuh memberikan sinyal bahaya. Periksa kesehatan secara berkala, kenali tubuh kita lebih baik, dan jadikan kebiasaan ini sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Karena bagaimanapun, kita hanya punya satu tubuh. Merawatnya sejak sekarang adalah cara terbaik untuk memastikan masa depan yang lebih cerah dan bebas dari penyesalan.