Selamat Datang di Website Resmi Sumber Waras Training Center
Berita Kesehatan

Peningkatan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit: Keberanian sebagai Langkah Mengembangkan Kompetensi SDM

📅 30 Oct 2025 🏷️ Berita Kesehatan, Riset & Inovasi
Peningkatan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit: Keberanian sebagai Langkah Mengembangkan Kompetensi SDM
Peningkatan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit: Keberanian sebagai Langkah Mengembangkan Kompetensi SDM

Pelayanan kesehatan yang bermutu bukan sekadar fasilitas modern atau peralatan canggih, inti peningkatannya selalu pada sumber daya manusia (SDM). SDM yang kompeten, termotivasi, dan mampu bekerja lintas-disiplin menjadi penentu langsung keselamatan pasien dan kepuasan keluarga pasien. Studi scoping tentang Continuous Quality Improvement (CQI) menegaskan bahwa program peningkatan mutu yang fokus pada kapasitas SDM memberikan hasil yang dapat diukur dalam praktik klinis. Perbaikan kompetensi harus dipandang sebagai proses berkelanjutan (continuous professional development/CPD), bukan kegiatan sekali-kali. Bukti terbaru menunjukkan intervensi CPD yang bersifat multi-komponen dan disertai dukungan berkelanjutan lebih efektif meningkatkan hasil pasien dibandingkan pelatihan singkat saja. Implementasi CPD yang berkelanjutan juga berkaitan dengan pengurangan kejadian klinis yang merugikan. 

 

Transformasi ini memerlukan keberanian dari para pemimpin dan praktisi. Kepemimpinan yang berani (courageous leadership) berarti berani mengubah budaya kerja, membongkar silo, dan mengambil keputusan yang berisiko demi keselamatan dan kualitas jangka panjang. Konsep ini diangkat oleh literatur kepemimpinan klinis sebagai elemen penting ketika rumah sakit menghadapi tantangan perubahan staf, teknologi, dan tuntutan mutu. Keberanian juga berarti mendorong budaya keterbukaan (open communication) dan keselamatan pasien — karyawan harus berani melaporkan insiden tanpa takut sanksi. Penelitian tentang budaya keselamatan pasien menunjukkan bahwa organisasi dengan budaya pelaporan terbuka memiliki koordinasi tim yang lebih baik dan angka insiden yang menurun. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi teknis harus diimbangi penguatan soft skills: komunikasi, teamwork, dan kemampuan menyelesaikan masalah. 

 

Langkah praktis yang bisa ditempuh rumah sakit meliputi: (1) audit kebutuhan kompetensi periodik; (2) program CPD berpola (blended learning + praktik langsung + mentorship); (3) simulasi tim untuk skenario keselamatan kritis; (4) sistem penghargaan untuk pelaporan dan inovasi mutu; dan (5) pelatihan kepemimpinan yang menekankan keberanian membuat keputusan berbasis bukti. Studi lokal dan internasional mendukung efektivitas kombinasi intervensi ini. Peran unit pengembangan SDM/HR di rumah sakit harus lebih strategis: bukan sekadar administrasi pelatihan, melainkan perancang jalur karier kompetensi, pengelola data kompetensi, dan fasilitator perubahan budaya organisasi. Riset tentang strategic HRM di layanan kesehatan merekomendasikan integrasi TI untuk monitoring kompetensi dan program pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan unit layanan.

 

Evaluasi dan bukti menjadi kunci. Program CPD dan inisiatif peningkatan mutu harus disertai indikator hasil (outcome) seperti penurunan kejadian tidak diinginkan, durasi tinggal di rumah sakit, dan kepuasan pasien — serta indikator proses seperti kepatuhan protokol dan frekuensi latihan simulasi. Review sistematik terbaru menegaskan bahwa intervensi yang terukur dan didukung data menunjukkan efek paling konsisten pada hasil klinis. Investasi pada kompetensi SDM dengan kepemimpinan yang berani bukan biaya semata — melainkan strategi berkelanjutan untuk menjaga keselamatan pasien, efisiensi operasional, dan reputasi institusi. Rumah sakit yang mampu menyatukan peningkatan teknis, pengembangan soft skills, budaya keselamatan, dan keberanian kepemimpinan akan lebih cepat mencapai mutu pelayanan yang unggul.

 

Daftar Pustaka

Endalamaw, A., et al. (2024). A scoping review of continuous quality improvement in healthcare. BMC Health Services Research. BioMed Central

Ali, S., et al. (2025). Impact of continuing professional development (CPD) on patient outcomes: scoping review. BMC Medical Education / PubMed Central (2025). BioMed Central+1

Vázquez-Calatayud, M., et al. (2021). Nurses' continuing professional development: a systematic review. [Journal]. ScienceDirect

Mistri, I. U., et al. (2023). Enhancing patient safety culture in hospitals. PMC / Patient Safety Literature. PMC

Prestia, A. S. (2023). Leadership Courage: Embracing Change to Rebuild. Nurse Leader / ScienceDirect. nurseleader.com+1

Al Jabri, F. Y. M., et al. (2021). A systematic review of healthcare professionals' core competencies. Nursing & Health Sciences. Wiley Online Library

Loper, A. C., et al. (2021). A systematic review of approaches for continuous quality improvement capacity-building. PubMed Central. PMC

Winanda, R. A. (2023). Hospital board competencies supporting healthcare quality management. Jurnal Cahayamandalika. Cahaya Mandalika

Purwadi, P. (2024). Strategic Human Resource Management in Healthcare. Golden Ratio Journal / 2024. goldenratio.id

Azis, A., et al. (2024). Effectiveness of team-based training programs to improve competency of health workers. Eduvest / local study. Eduvest

Layanan 24 Jam